SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :
2 Pemuda Mabuk Tewas Terlindas Tronton di Jalan Baru Ponorogo
2 Pemuda Mabuk Tewas Terlindas Tronton di Jalan Baru Ponorogo

2 Pemuda Mabuk Tewas Terlindas Tronton di Jalan Baru Ponorogo. Dua pemuda tewas seketika setelah menabrak truk tronton yang terparkir di Jl. Suromenggolo, Ponorogo, Minggu (6/11/2016) dini hari.

Kedua pemuda yang mengendarai sepeda motor berboncengan itu diduga dalam kondisi mabuk.

Salah satu pemuda itu teridentifikasi bernama Endro Siswanto, 27, warga Dukuh Sekuwung, Desa Kedung Banteng, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo.

Sedangkan satu pemuda lainnya belum diketahui identitasnya karena saat kejadian tidak membawa kartu identitas. Sedangkan tronton yang ditabrak dikemudikan Abdul Muntolin, 37, warga RT 003/RW 004, Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Pati, Jawa Tengah.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Ponorogo, Ipda Badri, mengatakan kecelakaan kedua pemuda itu berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Beat berpelat nomor AE-6303-VZ.

Mereka menabrak truk yang terparkir di pinggir jalan padahal pada jam segitu kondisi jalan lengang. “Truk tronton itu diparkir karena hendak mengangkut pagar pembatas jalan yang baru digunakan ajang road race pada Sabtu [5/11/2016],” kata dia di ruang kerjanya, Senin (7/11/2016).

Dari olah tempat kejadian perkara polisi mendapati kedua pemuda itu dalam kondisi mabuk. Dari mulut kedua pemuda tersebut tercium alkohol yang sangat menyengat.

Endro Siswanto yang mengendarai sepeda motor sedangkan temannya yang belum diketahui identitasnya membonceng. Mereka melaju dengan kecepatan tinggi dari arah stadion Batoro Khatong menuju Jl. Ir. Juanda.

Di Jl. Suromenggolo keduanya menabrak truk tronton yang terparkir. “Kedua pemuda ini langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi,” jelas Badri.

Endro Siswanto mengalami luka kepala bagian kanan, dahi robek, mata kanan bengkak, pendarahan di telinga, pendarahan di hidung dan mulut, betis kiri robek. Sedangkan temannya mengalami luka di kepala bagian belakang, pendarahan di hidung, dan mulut.

Dia mengimbau masyarakat lebih hati-hati dalam berkendara di jalan raya dan harus mematuhi rambu-rambu lalu lintas. (Madiunpos.com)