SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :
Tersangka Pembunuh Konik Berhasil di Tangkap dan Ternyata Kekasihnya Sendiri
Tersangka Pembunuh Konik Berhasil di Tangkap dan Ternyata Kekasihnya Sendiri

Tersangka Pembunuh Konik Berhasil di Tangkap dan Ternyata Kekasihnya Sendiri. Nganjuk – Dalam waktu kurang dari seminggu, tim Satreskrim Polres Nganjuk akhirnya berhasil membekuk pelaku pembunuhan keji terhadap Nur Koni’ah alias Konik. Nyawa janda 28 tahun itu rupanya dihabisi oleh kekasihnya sendiri yang bernama Andi Alfianto alias Melon, remaja laki-laki 19 tahun asal Dusun Selo, Desa Sumberkepuh, Kecamatan Tanjunganom. Andi ditangkap tanpa perlawanan dari tempat pelariannya di wilayah Kabupaten Sidoarjo, pada Selasa malam 1 November 2016.

Poto Tersangka Pembunuhan Konik Nganjuk

Tersangka Pembunuh Konik

Tersangka Pembunuh Konik, Untuk poto poto tersangkai lainya silahkan kunjungi akun facebook milik tersangka pembunuhan konik nganjuk yang ramai di caci orang untuk facebook tersangka “Simon Pecinta Modif

Terungkapnya kasus ini berkat penyelidikan mendalam aparat Polres Nganjuk sejak malam kejadian pembunuhan pada Rabu 26 Oktober 2016 lalu. Antara lain dengan menggali keterangan dari saksi-saksi yang mungkin mengenali identitas pelaku, dan akhirnya mengerucut kepada nama Andi alias Melon. Andi berkenalan dengan Konik sejak 6 bulan lalu dan kemudian menjalin hubungan asmara dengan janda asal Dusun Sumbergambilor, Desa Sonorejo, Kecamatan Grogol, Kediri tersebut. “Tersangka (Andi) sempat mengajak jalan-jalan korban (Konik) dengan sepeda motor sebelum kejadian,” terang Kapolres Nganjuk AKBP Joko Sadono, saat merilis pengungkapan kasus ini di Mapolres Nganjuk Rabu pagi 2 November 2016.

Di hadapan penyidik yang memeriksa, Andi mengakui malam itu telah menganiaya Konik menggunakan pisau yang telah disiapkannya. Sebelum menghabisi nyawa Konik, Andi terlebih dahulu mengajak Konik keluar dengan mengirim SMS sebanyak dua kali, masing-masing pada 24 Oktober 2016 dan 26 Oktober 2016.

Selain itu, Andi juga sempat mengajak Konik berduaan di salah satu kafe yang ada di Kelurahan Warujayeng, Tanjunganom, sebelum kemudian menggiringnya ke pekaranangan sepi dan gelap di Dusun Bulurejo, Desa Kedungombo, Kecamatan Tanjunganom. Di tempat inilah, Konik lebih dahulu diajak bermesraan sehingga lengah, dan kemudian ditikam menggunakan pisau di punggung dan beberapa bagian tubuhnya hingga meregang nyawa. “Tersangka melakukannya seorang diri dan langsung meninggalkan korban dalam keadaan sekarat di lokasi, sebelum ditemukan meninggal,” ujar AKBP Joko. Belakangan Andi kabur keluar Nganjuk sampai akhirnya ditangkap polisi di wilayah Kabupaten Sidoarjo. (ab)
(Panji Lanang Satriadin)