SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :


Ika Restuningtyas Hasilkan Puluhan Jutaan Dari Videonya di Youtube. Di antara puluhan orang yang sedang menikmati santap siang di salah satu restoran cepat saji, Ika Restuningtyas tampak bersiap dengan laptop merahnya. Dia lantas sedikit mengangkat peranti tersebut.

Mendekatkan mulutnya ke speaker. Selang beberapa detik, terdengar musik pengantar lagu Kangen milik Dewa 19. Kepala Ika bergerak naik turun mengikuti nada lagu lawas yang dirilis pada 1992 itu.

Menunggu timing yang pas untuk ”masuk”. Dan, waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Ika mulai melantunkan bait demi bait lagu Kangen.

Sontak, anak pertama di antara empat bersaudara itu langsung menjadi perhatian pengunjung restoran. Suaranya merdu dan sangat jernih. Membius.

”Kuterima suratmu, telah kubaca, dan aku mengerti. Betapa merindunya dirimu akan hadirnya diriku.” Sayang, Ika tidak menyanyikan lagu secara utuh. Begitu sadar menjadi pusat perhatian, dia mengakhiri ”konser dadakannya”.

”Awalnya, saya merekam suara seperti itu,” ujar dara 23 tahun tersebut sembari tersenyum. Software Audacity dioperasikan untuk merekam suara. Sekilas tampak ribet karena tangan harus mengangkat laptop.

Namun, jangan remehkan hasilnya. Meski menggunakan cara yang biasa-biasa saja, hasil rekaman yang didapatkan luar biasa. Video miliknya yang sudah diunggah di YouTube, situs web berbagi video, banyak mendapat pujian.

Alumnus Jurusan Teknik Informatika Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) itu menceritakan bahwa bernyanyi memang hobinya sejak kecil. Di dalam keluarga, Ika sering bernyanyi bersama adik-adiknya.

Sayang, dia enggan memamerkan kebolehannya tersebut di hadapan orang lain. ”Saya malu kalau nyanyi di depan orang banyak. Kalau di dalam kamar, saya berani,” ujarnya, lantas tersenyum.

Suatu hari ketika senggang, Ika merekam suaranya dengan menggunakan laptop. Agar tidak diganggu oleh adik-adiknya, dia sengaja memilih waktu malam hari. Saat semua sudah terlelap, sekitar pukul 21.00, dia beraksi.

Hasil rekaman itu diunggah ke blog pribadinya pada 2013. Yang pertama diunggah adalah cover lagu Heaven milik Bryan Adams. Ketika blog itu dikunjungi orang, banyak yang memuji suaranya.

”Banyak yang kirim pesan suaranya bagus,” ucapnya. Seiring banyaknya bloger lain yang berkunjung ke web miliknya, sanjungan semakin berdatangan.

Merasa mendapatkan angin, dia akhirnya mengunggah empat lagu lain yang di-cover-nya. Semua masih melalui blog. Di antaranya, Tim McGraw-Taylor Swift, Take A Bow-Rihanna, dan Only Hope-Mandy Moore.

Satu lagu lagi dari penyanyi Indonesia yang dahulu juga dikenal sebagai YouTuber, yaitu Raisa Andriana dengan Apalah Arti Menunggu. ”Tanggapannya bagus. Banyak yang nunggu uploadselanjutnya,” ucapnya.

Ketika rekaman itu disambungkan dengan situs jejaring Facebook (FB), pujian semakin mengalir deras. Follower bertambah dalam sekejap. ”Banyak yang suka. Bahkan, ada yang request lagu,” ucapnya.

Apresiasi tersebut membuat Ika semakin bersemangat. Setidaknya seminggu sekali, dia mengunggah rekaman baru. Lagu-lagu permintaan penggemar dia bawakan.

Total ada 35 cover lagu yang sudah diunggahnya di Soundcloud. Ketika akan mengunggah rekaman lagu ke-36, Ika mendapatkan ”cobaan”. Batas upload aplikasi tersebut rupanya hanya sampai 35 rekaman.

Lebih dari itu, pengguna diharuskan membayar. Kondisi itu memaksa dia untuk menghapus rekaman lama. ”Gimana lagi, ya harus dihapus,” ujarnya.

Sebenarnya, ada sebagian temannya yang menganjurkan Ika untuk berpindah ke YouTube. Namun, ide itu ditolaknya. Rasa malu menjadi ketakutan utama yang belum bisa ditaklukkan. Alhasil, rutinitas unggah-hapus harus dilakukan Ika.

Pada sekitar 2014, Ika akhirnya termotivasi. Dia memberanikan diri untuk mengunggah video ke YouTube. Persiapan dilakukan dengan saksama. Misalnya, membuat rekaman video penampilannya dengan menggunakan iPad.

Prosesnya menjadi dua tahap. Pertama, merekam suara. Setelah itu, merekam gambar. Setelah rampung, keduanya digabungkan dengan program Windows Movie Maker.

Video pertama yang diunggah ke YouTube adalah cover dua lagu milik Brian Mcknight yang berjudul Never Felt This Way dan One Last Cry. Hasilnya lumayan. Video perdana itu diputar hingga 14 ribu kali.

Menyusul video kedua, cover lagu Let Me Be dari Raisa. Unggahan kedua tersebut sudah diputar 29 ribu kali. Respons terhadap lagu Justin Timberlake berjudul Suit and Tie juga cukup lumayan.

Video tersebut diputar 25 ribu kali. Setelah itu, dia sempat puasa upload. ”Saya jeda dua bulan karena kesibukan kuliah saat itu,” jelas perempuan yang mempunyai hobi travelingtersebut.

Setelah itu, dia langsung menggebrak dengan membuat cover lagu Kangen milik Dewa 19. Hasilnya, video tersebut diputar 1,4 juta kali. Nama Ika semakin tenar setelah membawakan beberapa lagu lainnya.

Misalnya, All of Me milik John Legend dan Pupus dari Dewa 19. Pengakuan pun terus berdatangan. Sebuah televisi swasta meminta dia ikut audisi program pencarian bakat. Namun, Ika tegas menolak.

Menurut dia, ketika itu dirinya berfokus untuk menyelesaikan kuliah. ”Kuliah menjadi kewajiban saya,” ucapnya. Dia juga semakin sering diminta mengisi beberapa acara di kampus dan sejumlah event di lingkup Sidoarjo-Surabaya.

Meski begitu, prioritasnya sekarang adalah mencari kerja. ”Kalau nyanyi, saya bisa tetap upload YouTube. Kalau acara, asal event. Bukan menyanyi di kafe,” ucapnya. (*/c6/pri/sep/JPG)