SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :
Ratusan PKL Berunjuk Rasa Lagi di DPRD Ponorogo
Ratusan PKL Berunjuk Rasa Lagi di DPRD Ponorogo

Ratusan PKL Berunjuk Rasa Lagi di DPRD Ponorogo. Sekitar 400 pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar dan jalan wilayah kota Ponorogo kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Ponorogo, Jumat (28/10/2016) pagi. Mereka menolak rencana Pemkab yang akan merelokasi PKL.

Pantauan Madiunpos.com di lokasi, ratusan PKL itu memadati jalan di samping Alun-alun Ponorogo. Mereka membawa sejumlah kertas yang bertuliskan aspirasi, seperti “senyum ipong derita pkl”, “kembalikan hak pkl”, “pk5 tolak relokasi pkl”, dan lainnya.

Aksi unjuk rasa PKL ini merupakan aksi kedua setelah pada Rabu (26/10/2016) melakukan aksi untuk menolak rencana relokasi itu. Mereka menolak kebijakan Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, yang hendak merelokasi PKL yang berjualan di sejumlah jalan protokol di wilayah Kota Ponorogo ke jalan baru atau Jl. Suromenggolo pada 4 November 2016.

Pedagang menyuarakan keluhan di aksi tersebut dan mengecam kebijakan yang dikeluarkan Bupati Ponorogo. Dalam aksi itu, PKL mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa yang lebih besar ketika keluhan mereka tidak diakomodasi pemerintah. Mereka juga mengungkapkan unek-unek di aksi itu.
Saya kalau tidak boleh jualan terus mau ngasih membayar uang sekolah anak itu pakai apa,” kata salah satu perempuan pedagang dengan meneteskan air mata. Salah seorang PKL Jl. Ir. Juanda Ponorogo, Bambang, mengatakang sangat menyayangkan kebijakan bupati yang akan merelokasi pedagang. Dia tidak mau pindah ke jalan baru karena di tempat tersebut sepi dan tidak strategis./sumber