SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :
Rem Blong Truk Lindas Motor Di Madiun
Rem Blong Truk Lindas Motor Di Madiun

Rem Blong Truk Lindas Motor Di Madiun. Setelah truk pengangkut tebu terguling di Jalan Raya Madiun-Solo Kamis (20/10), kemarin(21/10)giliran truk nopol L 8385 US celaka di pertigaan Hayam Wuruk-Urip Sumoharjo Kota Madiun. Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang terjadi sekitar pukul 12.45 itu mengakibatkan seorang korban terluka dan harus dilarikan ke RSUD dr Soedono.

Penyebabnya, didugarem truk yang dikemudikan Karji, 59, warga Kemantren, Tulanggan, Sidoarjo, itu blong. Insiden itu bermula saat truk warna merah bermuatan keramik tersebut melaju dari arah selatan (Jalan Hayam Wuruk). Bersamaan traffic light menyala merah, Karji berusaha mengerem truknya.

Nahas, remnya tidak bergungsi.Karji berupaya menghindari sejumlah sepeda motor yang berhenti di lampu merah tersebut. Truk dibanting ke kiri. Namun, karena jalan cukup sempit bodi truk sisi kanan menyenggol dan menyeret motor Honda Grand nopol AE 5078 PN yang dikendarai Chandra Izawati, 38.

Akibatnya, warga Karangsono, Barat, Magetan,tersebut terjatuh ke kiri bersama motornya. Karena tidak bisa berhenti, motor sempat terlindas dan terseret truk. Chandra mengalami luka di kaki kirinya dan harus dilarikan ke RSUD dr Soedono Madiun untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sedangkan motornya rusak parah pada bagian bodi, boks samping kanan dan kiri, lampu depan dan belakang pecah. Selain itu roda belakang bengkok. ‘’Truk baru berhenti setelah menabrak APILL (alat pemberi isyarat lalu lintas),’’ terang Kanit Lakalantas Polres Madiun Kota Ipda Bambang Subianto.

Akibatnya, bemper truk pemyok. Sedangkan tiang APILL roboh menimpa pagar seng penutup proyek Pasar Manguharjo yang direnovasi. Selain seorang korban luka ringan, kecelakaan itu juga menimbulkan kerugian materi hingga puluhan juta rupiah. Apalagi, tiang APILL tersebut baru dipasang sepekan terakhir.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Madiun Heri Suwartono membenarkan tiang traffic light atau APILL itu baru dipasang sepekan lalu. Bahkan, lampu APILL baru menyala sehari. ‘’Padahal sudah kami pasang didalam pagar. Masih saja ditabrak,’’ ujarnya.

Terkait kerugian, Heri menyebut tiang APILL tersebut nilainya diatas Rp 50 juta. Pun masih dalam masa perawatan atau tanggung jawab rekanan. Sehingga,pihaknya tidak terlalu pusing dengan perbaikan akibat lakalantas tersebut. ‘’Dulu juga pernah ada yang ditabrak, rusak dan kami perbaiki. Kalau yang ini masih gres,’’ tegasnya. (rgl/sat)

Link Sumber : http://www.setenpo.com/2016/10/rem-blong-truk-lindas-motor-di-madiun.html#ixzz4Ny6JFYyJ