SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :
Toko Wanesha Gallery Batik Jalan Jenderal Sudirman Terbakar Misterius
Toko Wanesha Gallery Batik Jalan Jenderal Sudirman Terbakar Misterius

Toko Wanesha Gallery Batik Jalan Jenderal Sudirman Terbakar Misterius. Kebakaran misterius terjadi di toko Wanesha Gallery Batik, Ponorogo, Selasa (18/10). Saat peristiwa itu terjadi, toko dalam kondisi terkunci. Uniknya, sambaran api tidak melahap seluruh isi toko. Hanya seluas 2 meter persegi dan melahap puluhan setel baju batik beserta sejumlah manekin di toko yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Ponorogo itu.

Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Polisi yang melakukan olah TKP menduga ada unsur kesengajaan di balik insiden tersebut.

Toko itu milik Doni Iswanto, warga Jalan Soekarno-Hatta, Banyudono, Ponorogo. Kakak pemilik toko, Diah Wulandari, menuturkan, Doni dan kedua karyawan toko mengetahui peristiwa tersebut saat ketiganya datang dan membuka kunci toko pukul 08.00.

Doni dan karyawannya kaget mengetahui puluhan setel baju batik hangus jadi abu. Selain itu, ada sejumlah manekin yang ikut terbakar. ”Setelah mendapat kabar itu, saya langsung melapor ke polisi,’’ ujar Diah.

Menurut dia, ada lebih dari 50 setel baju batik dan sepuluh patung manekin yang terbakar. Satu baju batik berharga Rp 80 ribu hingga ratusan ribu. Jika dikalkulasi, kerugian yang diderita Doni mencapai sekitar Rp 30 juta. Diah memasrahkan penanganan insiden kebakaran itu kepada polisi. Sebab, Diah mencurigai peristiwa tersebut disengaja.

Menurut dia, jika ada korsleting listrik, sudah pasti yang terbakar seisi toko. Selain itu, tidak ada sumber api lain di dalam toko. ”Justru ada yang aneh. Plafon dalam kondisi terbuka,’’ terangnya.

Kapolsek Ponorogo AKP Suyanto menyatakan, insiden kebarakaran tersebut masih terus diselidiki. Dia tidak menampik adanya dugaan bahwa kebakaran disengaja. Sebab, ada sejumlah bukti yang menunjukkan hal itu. Di antaranya, tidak ada penyebab pasti kebakaran seperti korsleting arus listrik. Selain itu, plafon dalam kondisi terbuka.

Letak manekin dari posisi saat toko ditutup dan setelah terbakar juga berpindah. Satu bukti lainnya ditemukan para karyawan saat membuka toko. Ada banyak patahan ranting jatuh di pohon besar yang berdiri di depan toko, seolah pernah dipanjat seseorang. ”Saat ini masih kami lakukan pendalaman. Dari penyelidikan sementara, ada dugaan unsur kesengajaan. Jika iya, dugaannya pelaku yang menyelinap masuk lebih dari satu orang,’’ ungkapnya. (mg4/irw/c5/end/JawaPos.com)