SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :
Ribuan Pesilat PSHW Buktikan Kedewasaan
Ribuan Pesilat PSHW Buktikan Kedewasaan

Ribuan Pesilat PSHW Buktikan Kedewasaan. Bak gayung bersambut.Kepolisian merespons positif angen-angen sejumlah pengurus Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) Tunas Muda untuk menjadikan Suran Agung sebagai ikon wisata Madiun. Sebab, kegiatan tahunan kali ini berjalan tertib dan aman. ‘’Tahun depan kami ingin mengembangkan konsep (wisata) budaya itu,’’ terang Kapolres Madiun Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro kemarin (16/10).

Menurut Susatyo, besar kemungkinan keinginan itu bisa terwujud. Itu setelah dia menyaksikan kemasan konsep acara kemarin. Sikap dewasa yang ditunjukkan para pesilat, kedepan bisa dikemas jadi pawai budaya. ‘’Tahun ini berbeda, massanya ini tidak sedikit. Ada belasan ribu orang, dan semua tertib selama di Kota Madiun,’’ imbuhnya.

Sesuai konsep awal, kata Susatyo, massa pesilat yang datang dari berbagai daerah itu tertib. Mulai datang sampai pulang, hampir semua sesuai dengan kesepakatan seluruh elemen, baik aparat keamanan maupun para pengurus PSHW Tunas Muda. ‘’Pola pengamanan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Bisa dikatakan acara ini sukses karena semua saling menjaga ketertiban,’’ jelasnya.

Tahun ini, imbuh Susatyo, pengamanan sengaja melibatkan koordinator lapangan (korlap) dan para ketua cabang maupun ranting PSHW. Mereka mengkoordinir para pesilat mulai dari titik pemberangkatan, di lokasi acara hingga kembali pulang. ‘’Kalau tahun lalu memang ada pembatasan. Tahun ini, polisi dan aparat lain hanya membantu mengamankan,’’ tuturnya.

Keberadaan korlap dan ketua ranting yang proaktif mengatur massanya membuat perjalanan ribuan pesilat tertib dan aman. Terkait adanya dua pesilat yang harus dirawat di RSUD Kota Madiun akibat sesak nafas dan terkilir, Susatyo mengklaim hanya perawatan biasa. ‘’Itu hanya karena kelelahan,’’ tegasnya.

Sesuai jadwal, lanjut Susatyo, para pesilat masuk Kota Madiun sebelum pukul 10.00 dan tiba di Wisma Haji Kota Madiun sebagai titik kumpul. Secara berkelompok mereka bergerak ke padepokan di Jalan Doho, Winongo, Manguharjo, Kota Madiun, untuk mengikuti rangkaian acara Suran Agung hingga selesai. Sekitar pukul 12.00, kegiatan rampung dan massa kembali bergerak pulang dengan tertib. (rgl/sat)