SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :
Dijebak Customer Palsu, Driver Go-Jek Dianiaya di Purwosari Solo
Dijebak Customer Palsu, Driver Go-Jek Dianiaya di Purwosari Solo

Dijebak Customer Palsu, Driver Go-Jek Dianiaya di Purwosari Solo. Kejadian tak sedap dialami salah satu sopir transpostasi online di Solo.   Kristian Wibowo, 31, sopir Go-Jek ditemukan dalam keadaan luka-luka usai mengalami penganiayaan di Purwosari.

Petugas parkir di Purwosari yang enggan disebut namanya kepada Solopos.com, Selasa (12/10/2016), menceritakan kejadian bermula saat sang sopir mendapatkan order dari pelanggan untuk bertemu di sekitar rumah makan Dapur Solo, barat perlintasan kereta api Purwosari.

Tak disangka, pelanggan yang menghubungi via aplikasi online Go-Jek ini ternyata berniat buruk.  Sang sopir yang menunggu di sekitaran barat perlintasan KA Purwosari lantas didatangi sejumlah orang bersepeda motor dan memakai rompi oranye. Tanpa banyak bicara, pelaku yang ditaksir berjumlah empat hingga lima orang itu langsung memukuli korban hingga pingsan.

Korban lantas dibawa ke rumah sakit Kasih Ibu untuk menjalani perawatan. Korban mengalami luka memar dan lecet di pipi sebelah kiri dan  tangan sebelah kiri.

Sumber Solopos.com menduga kejadian ini menjadi buntut memanasnya persaingan antara layanan transportasi online dengan ojek konvensional. Seperti diketahui, di Solo, ojek onlinemendapat tentangan dari para pelaku bisnis ojek konvensional. Ojek online disebut-sebut telah banyak menggerus pendapatan ojek konvensional.

Terlepas dari spekulasi itu, saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan upaya antisipasi adanya balas dendam dari rekan rekan korban sesama sopir Gojek. Saat dilarikan ke RS, belasan sopir Go-Jek turut menemani korban.

Menurut informasi yang didapat Solopos.com, hari ini Selasa pukul 14.00 WIB, akan dilakukan upaya mediasi antara pihak-pihak terkait. Seorang sumber dari Go-Jek mengaku para driverakan turut hadir dalam mediasi siang ini.