SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :
Sekeluarga Terseret Tanah Longsor sedalam 20 Meter
Sekeluarga Terseret Tanah Longsor sedalam 20 Meter

Sekeluarga Terseret Tanah Longsor sedalam 20 Meter. Tanah longsor di Desa Genilangit Kecamatan Poncol, Magetan pada Minggu (9/10) malam sempat menerjang satu keluarga. Mereka adalah pasangan suami istri Sulistyo (33), Ida Wahyu (30) serta Gilang (9) putranya. Ketiganya saat itu naik sepeda motor Suzuki Shogun 125 melintasi di jalan utama menuju Dukuh Wonomulyo Desa Genilangit.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Lawu, ketiga warga Desa Genilangit tersebut sempat terseret ke jurang sedalam 20 meter. Namun, nyawa mereka masih tertolong. Pasca kejadian, warga memberi pertolongan dan membawa ke RSUD dr Sayidiman untuk menjalani perawatan. ‘’Saat itu saya bersama anak dan istri baru pulang dari melihat tontonan reyog,’’ ujar Sulistyono kepada Jawa Pos Radar Lawu.

Awalnya, Sulis –sapaan akrabnya- sempat berteduh karena kawasan Poncol sudah diguyur hujan. Namun, karena tak kunjung reda memberanikan diri pulang menerjang hujan. Sampai di sekitar TKP, Sulis sudah melihat da genangan air di jalan. Aliran air itu berasal dari tebing. ‘’Saya mulai merasa ada yang tidak enak, kemudian putar balik tapi mendadak diterjang tanah longsor,’’ jelasnya.

Bersama anak dan istrinya sampai terseret ke jurang hingga sedalam 20 meter. Ada kebahagiaan karena dirinya juga melihat anak dan istri selamat. Ketiganya mengalami luka ringan di sekujur tubuh dan kepala. Karena material longsor campuran tanah dan bebatuan. ‘’Luka ringan dan benjol di kepala, tapi saya dan anak-istri panik luar biasa,’’ jelasnya.

Usai mendapat perawatan dirinya bersama anak dan istri diperbolehkan pulang. Sedangkan sepeda motor Suzuki Shogun warna merah pada Minggu malam masih ditinggal di lokasi kejadian. Lantaran, untuk proses evakuasi kendaraan tak mudah. ‘’Kondisi tidak memungkinkan, selain gelap karena malam hari juga sedang hujan deras. Untuk itu proses evakuasi dilakukan pagi tadi (kemarin, Red),‘’ jelas Kapolsek Poncol AKP Suwadi.

Dia menjelaskan jalan yang dilalui memang sudah rawan longsor. Kondisi tebing dominan merupakan tanah gembur. Kondisi diperparah dengan hujan mengguyur di kawasan Poncol dengan intensitas yang tinggi. Suwadi pun mewanti-wanti agar warga lainnya berhati-hati saat berkendara. Dirinya menyarankan agar para pengendara tak memaksakan diri jika sedang hujan deras. Bila dalam kondisi terpaksa, masing-masing dimintanya untuk memilih jalur yang minim risiko longsor dan sebagainya. ‘’Kalau bisa justru di rumah saja saat hujan deras,‘’ pungkasnya. (odi/ota)