SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :
Bus Sumber Selamat Gasak Pikap di Ngawi Hingga Ringsek
Bus Sumber Selamat Gasak Pikap di Ngawi Hingga Ringsek

Bus Sumber Selamat Gasak Pikap di Ngawi Hingga Ringsek. Sopir bus Sumber Selamat kembali bikin ulah. Bus Sumber Selamat W 7582 UY jurusan Surabaya-Jogjakarta yang disopiri Yusuf, 25, nekat menerjang Daihatsu Gran Max pikap H 1928 VP. Peristiwa kecelakaan yang terjadi pukul 06.00 di Desa Banjarbangi, Kecamatan Pitu, Ngawi mengakibatkan sopir pikap, Asnawi Hartono, 40, terjepit bodi mobilnya setelah berbenturan dengan bus. Sedangkan Yusuf, sopir bus memilih melarikan diri.

Arjuna Wijaya, penumpang bus mengatakan, kecelakaan bermula ketika bus melaju dari arah timur ke barat di belakang iring-iringan tiga truk. Saat melintas di TKP, jalan menikung ke kiri dengan marka garis lurus. Kemudian sopir berniat menyalip tiga truk sambil melihat kondisi kendaraan dari arah berlawanan. Dirasa aman, sopir bus nekat tancap gas menyalip di jalur kanan. ‘’Tiba-tiba dari arah berlawanan muncul kendaraan pikap hitam itu,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Lawu.

Bukannya berhenti, Yusuf, sopir bus malah tetap melaju menyalip truk. Begitu pula dengan mobil pikap yang dikemudikan warga Desa Wareng, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Sopir pikap juga tidak ada tanda-tanda mengurangi kecepatannya dan minggir dari badan jalan. ‘’Mobil pikap tidak mau mengalah, karena memang jalurnya pikap. Bus sudah ngeblong. Tidak bisa banting setir ke kiri karena ada truk. Akhirnya terjadi tabrakan,’’ terangnya sambil menyebut dirinya duduk tepat di belakang sopir bus.

Warga Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi Kota ini menambahkan, sopir bus tidak menderita luka. Namun lima menit pasca kecelakaan, Yusuf sudah menghilang entah kemana. Dirinya pun turun dan mencoba membantu mengevakuasi sopir pikap dari jepitan bodi mobil. Namun karena tidak ada alat bantu, dirinya pun menyerah. ‘’Tapi saat sopirnya saya tanya-tanya masih bisa jawab,’’ imbuh pria yang hendak menuju ke Solo, Jawa Tengah itu.

Sementara, Kasatlantas Polres Ngawi AKP Miftahul Amin menjelaskan, kecelakaan terjadi karena sopir bus sembrono. Sopir bus tidak memperhatikan arus lalu lintas yang ada di depannya. Pun sudah melanggar marka jalan lurus. Ini diperkuat dengan hasil olah TKP dan keterangan saksi yang ada. Akibatnya, kecelakaan tidak terhindarkan. Bodi samping kanan bus adu moncong dengan mobil pikap. ‘’Sopir sempat terjepit bodi mobilnya yang ringsek. Sebelum akhirnya berhasil dikeluarkan oleh warga dan dibawa ke puskesmas terdekat,’’ jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan tim medis, Asnawi menderita patah tulang kaki kanan dan babras di wajahnya. Sopir pikap itu pun langsung dirujuk ke RSI At Tin Husada untuk menjalani perawatan intensif. Mobil pikap yang bodi depannya ringsek langsung diderek petugas ke pos laka. Sedangkan bus langsung dibawa ke Pos Banyakan setelah penumpang bus diturunkan dan dioper ke bus lainnya. Akibat laka lantas tersebut, arus kendaraan sempat tersendat selama satu jam. ‘’Petugas yang datang langsung mengatur lalu lintas agar tidak tersendat cukup parah. Kalau sopir identitasnya sudah kami kantongi dan kami lakukan pengejaran,’’ pungkasnya. (mg3/aan/radar madiun)