SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :
PKL Keberatan Tarif Sewa Stan Event Grebeg Suro Ponorogo 2016
PKL Keberatan Tarif Sewa Stan Event Grebeg Suro Ponorogo 2016

Bantarangin.Net PKL Keberatan Tarif Sewa Stan Event Grebeg Suro Ponorogo 2016. Pedagang kaki lima (PKL) kawasan Alun-Alun Ponorogo yang ingin berpartisipasi dalam event Grebeg Suro tahun ini harus berpikir dua kali. Salah perhitungan, kerugian menanti. Sebab, mereka harus membayar sewa tempat di alun-alun dengan tarif paling murah Rp 1,7 juta untuk ukuran stan 3×3 meter. Setelah sejumlah pedagang keberatan, tarif paling rendah itu diturunkan menjadi Rp 1 juta untuk tujuh hari selama Grebeg Suro 2016 digelar. ‘’Kalau harus bayar segitu ya berat. Belum tentu bisa kembali modal. Apalagi cuma satu minggu,’’ kata Sugeng, salah seorang pedagang selepas rapat bersama pihak pengelola acara dan Dinas Indagkop UMKM Ponorogo, kemarin (14/9).

Kendati sudah klir, raut kekecewaan mengemuka dari wajah Sugeng dkk selepas rapat. Harga satu juta dinilai masih tinggi. Dia khawatir tidak bisa balik modal. Kekhawatiran Sugeng dkk bukan tanpa alasan. Dia mengacu pendapatan PKL alun-alun saban harinya. Pedagang rata-rata mendapat Rp 100 ribu semalam. Jika dikalikan tujuh hari belum mencapai besaran modal. Sedang, pelaksanaan Grebeg Suro hanya sepekan. ‘’Kalau bisa tembus satu juta paling cuma sedikit lebihnya. Secara hitungan bisnis ya rugi,’’ imbuhnya sembari menyebut harga sewa stan saat pasar malam Lebaran lalu hanya Rp 200 ribu selama sekitar tiga minggu.

Solusi berbagi stan yang ditawarkan juga dinilai Sugeng belum menyelesaikan masalah. Sebab, stan dinilai kelewat sempit jika harus berbagi. Ukuran hanya 3×3 meter. Jika digunakan dua pedagang berarti masing-masing hanya dapat menata dagangannya untuk ukuran 1,5 meter. Padahal, Sugeng mengaku minimal butuh stan ukuran enam meter untuk pedagang baju. Solusi tersebut hanya bisa untuk sejumlah pedagang. Terutama mereka dengan jenis barang dagangan kecil. Sugeng mengaku terpaksa bakal libur jualan selama gelaran Grebeg Suro kali ini. ‘’Kalau harganya tetap segitu ya terpaksa tidak jualan,’’ ungkapnya

Hal senada juga diungkapkan Joko Widiantoro. Ketua Paguyuban Langgeng Mulyo yang membawahi penyedia jasa mainan itu mengaku pasrah jika tidak dapat beroperasi saat event tahunan dengan kegiatan inti lomba kesenian reyog tersebut. Sebab, pihaknya langsung diberi mandat untuk tidak beroperasi bersama pedagang kaset. Alasannya sepele. Keberadaan mainan dan penjual kaset dinilai mengganggu lomba reyog. Suara yang dari penjual kaset dan jasa maina anak dikhawatirkan mengganggu konsenterasi peserta dan dewan juri. Namun, tidak ada solusi agar dapur Joko dkk dapat terus ngebul. ‘’Kalau bisa dicarikan solusi biarpun tidak di alun-alun,’’ harapnya.

Joko menyebut sempat mengusulkan agar dapat beroperasi di Jalan Jenderal Sudirman. Berbagi tempat dengan area parkir. Namun, tampaknya juga kandas. Keberadaan Joko dkk malah membahayakan masyarakat. Pihaknya berharap ada solusi lain. Sebab, tidak sedikit masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari jasa sewa mainan. Setidaknya ada 30 penyedia jasa mainan yang tergabung dalam paguyuban. Belum jumlah pedagang di paguyuban Samandiman dan Ngudi Boga. Jumlahnya mencapai sekitar 300 pedagang. ‘’Prinsipnya kami mendukung penataan PKL di alun-alun demi Event Grebeg Suro yang lebih baik. Tapi kalau diupayakan agar kami juga masih bisa bekerja kan lebih baik,’’ terangnya.

Plt Kepala Dinas Indagkop UMKM Addin Andanawarih membantah adanya polemik di antara pedagang. Dia menyebut permasalahan penataan PKL selama gelaran Grebeg Suro sudah klir. Pun, pedagang sudah sepakat. Pihaknya juga memberikan bantuan subsidi masing-masing Rp 350 ribu untuk enam stan bagi pedagang. Sedang, pedagang lain siap menyewa secara mandiri dengan sistem patungan. Harga Rp 1 juta yang ditawarkan sudah disepakati saat rapat kemarin. ‘’Memang harus menyewa karena pameran dikemas berbeda tahun ini. Lebih eksklusif,’’ jelasnya.

Namun, pihaknya ogah dinilai tak berpihak pada pedagang kecil. Indagkop sudah menyewakan 24 stan untuk UKM. Ditambahkan subsidi enam stan untuk pedagang. Pihaknya juga mengupayakan permintaan pedagang untuk berjualan diluar pagar memanfaatkan trotoar. Namun, bukan selama event berlangsung. Hanya saat malam puncak Grebeg Suro. Pihaknya siap membantu mengkomunikasikan kepada bupati. ‘’Prinsipnya pedagang sudah setuju. Mereka legawa demi event Grebeg Suro yang lebih baik,’’ jelasnya. (agi/irw)

 

PKL Keberatan Tarif Sewa Stan Event Grebeg Suro Ponorogo 2016

Sumber : Setenpo.Com