SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :
Putus Cinta Pemuda Nekat Bunuh Diri Ke Telaga Sarangan
Putus Cinta Pemuda Nekat Bunuh Diri Ke Telaga Sarangan

Bantarangin.Net Putus Cinta Pemuda Nekat Bunuh Diri Ke Telaga SaranganMAGETAN – Tukang perahu Telaga Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan geger, melihat sosok mayat berjenis kelamin pria terapung di telaga dibelakang patung naga setempat, Selasa (30/8/2016).

Sosok mayat pria yang hanya mengenakan celana dalam warna biru itu berhasil diketahui identitasnya setelah dievakuasi.

Mayat itu adalah Subandi (20) warga Desa Ngancar RT5/RW1, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.

Menurut Jumali (51) bapak korban, anak bungsunya ini sudah dua hari tidak pulang.

Karena biasa seperti itu, keluarga Jumali tidak pernah mencari, karena sebelumnya pernah tidak pulang empat hari tahu-tahu sudah tidur dikamarnya.

“Anak saya (Subandi) biasa tidak pulang, jadi keluarga menganggap biasa kalau dia tidak pulang,”kata Jumali yang ditemui Surya di Puskesmas Sarangan kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Selasa (30/8/2016).

Dikatakan Jumali, korban (Subandi) anak bungsu dari dua bersaudara ini layaknya pemuda lain, pekerja keras dan menyokong ekonomi keluarganya.

Namun, informasinya, sejak ditinggal putus pacarnya, warga satu desa, Subandi sering menyendiri dan malas bekerja seperti sebelumnya.

“Tidak tahu dia sering termenung dan menyendiri, tidak lagi rajin bekerja itu akhir akhir ini, sekitar dua, tiga bulanan. Saya juga tidak tahu persis, mungkin saja putus dengan pacarnya,”ujar Jumali kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Jenazah Subandi setelah dievakuasi oleh warga dibantu BPBD Kabupaten Magetan, dibawa ke Puskesmas untuk di otopsi.

Dari hasil otopsi tidak diketemukan bekas penganiayaan dan murni korban tewas karena tenggelam.

Kapolsek Plaosan AKP Ruwajianto yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tenggelamnya Subandi anak warga Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan itu.

“Tadi jenazah korban ditemukan tukang perahu dalam posisi berdiri, dan hanya terlihat kepalanya. Awalnya, dikira tempurung kelapa, dan mau diambil untuk dibuang ke tempat sampah. Tapi setelah digantol, baru terlihat jasad manusia,”jelas Kapolsek Ruwajianto kepada Surya, di Puskesmas Sarangan, Selasa (30/8/2016).

Setelah dievakuasi, lanjut Kapolsek, jenazah Subandi dibiarkan dipinggiran telaga agar bisa dikenali warga setempat.

Ternyata baru diangkat dari air, masyarakat Sarangan banyak yang tahu kalau jenazah pria yang tenggelam itu Subandi, anak warga Ngancar.

“Upaya saya berhasil, setelah jenazah berhasil diangkat dari dalam air dan diletakkan di pinggir telaga, ternyata warga banyak yang mengenali. Artinya kalau sudah dikenali, tugas Polisi selesai,”tandas Kapolsek AKP Ruwajianto.

Putus Cinta Pemuda Nekat Bunuh Diri Ke Telaga Sarangan
 Sumber : Setenpo / Tribun