SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :
Kecelakaan Renggut Nyawa Anak Sekolah di Sawoo
Kecelakaan Renggut Nyawa Anak Sekolah di Sawoo

Bantarangin.Net – Kecelakaan Renggut Nyawa Anak Sekolah di Sawoo. Jalanan bumi reyog semakin ganas memakan korban. Kemarin (8/8), hanya dalam hitungan jam, dua kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di Ponorogo. Lakalantas pertama terjadi di jalan raya Ponorogo-Trenggalek, Prayungan, Sawoo, sekitar pukul 13.30. Sementara, lakalantas kedua terjadi di Jalan Imam Bonjol, Brotonegaran sekitar pukul 15.00. Dua kejadian itu sama-sama melibatkan pelajar. Satu korban di antaranya meninggal dunia.

Kanit Laka Polres Ponorogo Ipda Edy Sucipta menuturkan, kecelakaan pertama terjadi di jalan raya Ponorogo-Trenggalek, Prayungan, Sawoo, sekitar pukul 13.30. Kala itu, Ilham Febriansah, warga setempat yang juga pelajar salah satu SLTA di Ponorogo tengah mengendarai motornya dari arah timur. Motor yang ditunggangi Ilham masih gres, bahkan belum berpelat nomor. Tiba-tiba, pengendara sepeda motor hendak menyalip kendaraan di depannya. Sayangnya kala menyalip, dari arah berlawanan melaju truk AG 9664 US yang dikemudikan Gatot Prastowo. Lantaran jarak terlalu dekat, kecelakaan tidak terhindarkan. Motor dan truk beradu. Ilham meninggal di lokasi kejadian. ‘’Korban langsung meninggal di TKP, sementara sopir truk tidak mengalami luka,’’ ujarnya.

Sementara, laka kedua terjadi di Jalan Imam Bonjol, Brotonegaran sekitar pukul 15.00. Wandika, 16, warga Kauman, Ponorogomengendarai motor AD 3533 ZK dari arah timur. Sementara di belakang Wandika, melaju mobil AE 683 SM yang dikemudikan Sucipto, warga Tegalombo, Kauman. Menurut Edy, kecepatan mobil kala itu tidak terlalu kencang. ‘’Pengendara motor lantas hendak berbelok ke kanan, menuju rumahnya,’’ terang Edy Sucipta.

Diduga kaget dan terlambat antisipasi, Sucipto pun nyaris menumbur Wandika dari belakang. Refleks, dia berusaha menghindar dengan membanting setir ke arah kiri. Kendati sudah banting setir, sepeda motor Wandika sempat tersenggol mobil hingga dia pun terjatuh.

Sementara, mobil Sucipto tidak berhenti usai banting setir ke kiri. Mobil melaju hingga akhirnya menabrak pagar rumah lalu teperosok ke saluran air di pinggir jalan tersebut. Wandika dan Sucipto hanya mengalami luka ringan. Namun, keduanya dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Edy menyebut belakangan memang banyak terjadi lakalantas yang melibatkan pelajar. Wendika masih tercatat sebagai pelajar SLTA. Dia mengimbau pengendara lebih berhati-hati.(mg4/irw)

 

Kecelakaan Renggut Nyawa Anak Sekolah di Sawoo

Sumber : www.radarmadiun.co.id