SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :
Operasi Camer Semeru, Polres Ponorogo Tangkap 89 Tersangka Kriminalitas
Operasi Camer Semeru, Polres Ponorogo Tangkap 89 Tersangka Kriminalitas

Bantarangin.Net – Operasi Camer Semeru, Polres Ponorogo Tangkap 89 Tersangka Kriminalitas. Kepolisian Resort Ponorogo menangkap puluhan tersangka selama pelaksanaan Operasi Camer Semeru 2016. Para tersangka tersebut merupakan hasil pengungkapan dari beberapa kasus tindak pidana oleh anggota kepolisian, dan merupakan target Operasi Camer Semeru 2016.

Dalam press realese yang digelar di halaman Mapolres Ponorogo, pada Operasi Camer Semeru tahun 2016, Jajaran Polres Ponorogo berhasil menangkap 89 tersangka dari pengungkapan 81 kasus.

Kapolres Ponorogo, AKBP Harun Yuni Apri mengatakan selama operasi Camer 2016, Polres Ponorogo membekuk 89 tersangka dari kasus premanisme, handak/petasan, miras, prostitusi, dan perjudian. “Kasusnya beragam, tidak hanya petasan atau miras saja,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat (24/6/2016).

Harun mengatakan ops camer semeru selama 14-24 Juni 2016.  Dia memperinci premanisme ada 20 kasus dengan jumlah tersangka 17. Untuk petasan ada 7 kasus dengan jumlah tersangka 7 orang. Miras ada 27 kasus dengan jumlah tersangka 33 orang. Prostitusi ada 9 kasus dan 9 tersangka. Perjudian ada 18 kasus dengan jumlah tersangka 23 orang.

Dia mengatakan dari 5 jenis kasus yang paling menonjol adalah miras. Dia juga tidak menampik jika Ponorogo sering dijadikan tempat transaksi jual beli arjo.

Dia menerangkan hasil tangkapan dalam ops cemar kasus miras tinggi. “Ada 1.045 arak jowo, 350 ml vodka dan 2 botol bir bintang,” terangnya.

Dia mengakui untuk trend pengungkapan dua minggu terakhir meningkat. Namun menurutnya bukan berarti kejahatan meningkat namun memang petugas lebih fokus mengungkap kejahatan yang ada.

Yang memprihatinkan, kenaikan jumlah kasus yang terungkap ini terjadi pada bulan Ramadan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat masih melakukan hal-hal tersbeut meski di tengah waktu di mana mayoritas warga sedang beribadah puasa.

Sejumlah barang bukti pun kemudian dimusnahkan. Di antaranya adalah untuk miras dan bahan peledak. Barang bukti lain disimpan untuk digunakan sebagai bukti dalam persidangan nanti.

Operasi Camer Semeru yang dilakukan sejak 14 Juni ini, merupakan salah satu operasi penegakan hukum dengan mengedepankan fungsi Reskrim dan didukung fungsi operasional lainnya. Dengan harapan, masyarakat bisa tenang dan nyaman selama melakukan ibadah di bulan Ramadhan.

 

Sumber : Setenpo.Com