SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :
Demo Sopir Truk Ponorogo
Demo Sopir Truk Ponorogo. Wareg Keluargamu, Luwe Anak Bojoku, Warung Kopi Wae Duwe Solusi, Moso Kowe Ora?

 

Bantarangin.Net Demo Sopir Truk Ponorogo “Wareg Keluargamu, Luwe Anak Bojoku”. PONOROGO – Sebuah sindiran pedas dituangkan dalam sebuah poster yang dibawa para pendemo yang tergabung dalam Paguyuban Reyog Damai (PRD), Senin (01/02/2016).

Paguyuban ini medatangi gedung DPRD Ponorogo guna menuntut kejelasan akan nasib mereka sebagai sopir truk material (pasir).

Wareg Keluargamu, Luwe Anak Bojoku, Warung Kopi Wae Duwe Solusi, Moso Kowe Ora?’. Itulah sebuah tulisan dalam sebuah baliho yang merupakan sindiran cukup pedas buat Wakil rakyat dan para pemangku kebijakan di Ponorogo.

Aksi solidaritas tersebut digelar karena salah satu truk milik anggota mereka yaitu Karsono yang turut ditahan pihak kepolisian saat mengangkut pasir dari tambang ilegal yang ditutup di desa Ngrogung, kecamatan Ngebel.

Sedangkan sopir truk tersebut tidak tahu sama sekali bahwa si penambang tidak memiliki ijin. Tapi truk tersebut ikut diamankan dan pengemudi tak bisa bekerja lagi.

Informasi yang dihimpun suarajatimpost.com, ada sebanyak kurang lebih 280 armada truk perkir di depan gedung DPRD Ponorogo. Mereka melakukan orasi meminta pihak DPRD bisa memberi solusi kepada para sopir truk yang biasa mengangkut pasir tersebut.

Selain orasi, ratusan sopir truk yang tergabung dalam Paguyuban Reyog Damai ini juga membawa puluhan poster. Mereka meminta membuka kembali tambang yang telah ditutup karena masyarakat ponorogo kesulitan mendapatkan material bangunan khususnya pasir. Dia juga menuntut pihak DPRD dan pemerintah daerah memberi solusi atas ijin penambangan tersebut.

Kita datang kesini untuk meminta solusi kepada wakil rakyat. Karena kami para sopir truk menjadi korban dan ada yang ditahan polisi karena mengangkut pasir dari tambang ilegal. Padahal kami tidak tahu sama sekali tambang yang kita ambil pasirnya itu legal apa tidak. Tahunya mereka beroperasi,” terang korlap aksi Minim.S.

Pihaknya meminta kepada anggota dewan dan pemerintah daerah untuk memberi kejelasan mana tambang uang sudah memiliki ijin operasi dan mana yang belum. Hal tersebut agar para sopir tahu kemana mereka harus mengambil material pasir.

Kami berharap kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk memberi plang atau tanda bahwa tambang tersebut sudah berijin, agar kami tidak menyalahi aturan,” pungkasnya. (*)

 

Demo Sopir Truk Ponorogo

Demo Sopir Truk Ponorogo

Sumber : SuaraJatimPost.Com

suarajatimpost.com/demo-sopir-truk-wareg-keluargamu-luwe-anak-bojoku