SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :

guru smk pgri magetan berbuat asusila di laboratorium

Bantarangin.NetGuru SMK PGRI Magetan Berbuat Asusila Di Laboratorium. Sepasang guru di SMK PGRI Magetan tertangkap tangan siswanya saat sanggama atau berhubungan intim di ruang laboratorium komputer.

Lantaran itu, seluruh siswa SMK PGRI meminta kepada Yayasan Pendidikan PGRI untuk memecat sepasang guru yang dianggapnya tidak bermoral itu.

Mereka teperok sedang ‘begituan’ di ruang komputer, itu sudah yang kesekian kali. Kata orang Jawa, wis wareg (kenyang),” kata Andhika, siswa klas 11, yang memergoki sepasang gurunya sedang beradegan layaknya film biru itu, kepada SU.co.id, Kamis (21/1/2016).

Andhik juga ikut unjuk rasa bersama temantemannya.

Sepasang guru yang masing masing sudah berumahtangga dan beranak itu yaitu Budi Hartono, guru bahasa Inggris, dan Ati Fatmawati, guru komputer.

Budi Hartono diperbantukan mengajadi sekolah itu karena statusnya sudah PNS.

Sedangkan Ati Fatmawati mengajar di SMK PGRI itu baru sebagai tenaga honorer.

Menurut Andhika, hubungan intim diruang kelas yang dilakukan sepasang guru bahasa Inggris dan komputer itu kabarnya sudah sering kali dipergoki siswa setempat.

Tapi karena banyak dari siswa setempat yang malah mengintip ulah asusila kedua gurunya ini.

“Kalau saya memergoki dan tahu sendiri baru ini. Begitu yakin keduanya berhubungan intim dalam posisi duduk sambil berciuman komplit, juga mimik,” jelas Andhika sambil tangannya memeragakan bayi yang sedang menyusu.

Saat itu juga, Andhika langsung mencari guru untuk menyaksikan perbuatan yang sepantasnya tidak dilakukan di ruang kelas dan lingkungan sekolah apalagi saat jam pelajaran berlangsung.

“Saya memanggil guru selain menjadi saksi, juga untuk membubarkan hubungan yang tidak pantas dilakukan dilingkungan sekolah, apalagi saat jam belajar,” kata siswa yang dianggap jadi ‘kompor’ siswa lain untuk menuntut dipecatnya kedua guru mesum itu.

 

Guru SMK PGRI Magetan Berbuat Asusila Di Laboratorium

Sumber : TribunNews.Com

http://surabaya.tribunnews.com/2016/01/21/magetan-gempar-siswa-pergoki-guru-sanggama-di-laboratorium?page=2