SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :

Empat Tahanan Polres Blitar Kabur

Adakitanews, Blitar-  Mapolres Blitar digegerkan dengan kaburnya empat tahanan yang dijaga ketat oleh dua anggota Polres Blitar Kamis (17/12) sekitar pukul 04.30 Wib. Mereka menjebol atap tahanan yang terbuat dari teralis besi.

Keempat tahanan tersebut yakni, Wan Budianto,43, yang menjadi tahanan Polres Blitar sejak 11 Nopember 2015 dan dijerat UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Basuki,47, warga Desa Sumberurip, Kecamatan Doko Kabupaten Blitar, ditahan Polres Blitar sejak 20 Nopember 2015, dijerat Pasal 81 ayat (3) UU RI nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Empat Tahanan Polres Blitar Kabur

Kemudian Sariono,20, warga Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar, dijerat dengan Pasal 363 KUHP, sejak 12 November 2015, serta Edo Kurniawan,19, warga Desa Jemekan, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, dijerat dengan Pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009, sejak 11 November 2015.

Kapolres Blitar, AKBP, Muji Ediyanto, SH. SIK saat ditemui Adakitanews mengatakan, kejadian tersebut diketahui Kamis (17/12) pukul 04.30 dini hari. Ruang tahanan diketahui berlubang dan keempat tahanan tidak ada di ruang tahanan. Menurut Kapolres Blitar, kaburnya ke empat tahanan tersebut diperkirakan dengan jalan menggergaji teralis besi tahanan.

“Atas kaburnya tahanan tersebut, saat ini kami sedang melakukan pencarian,” jelas Kapolres Blitar.

Lebih lanjut Muji Ediyanto menyampaikan, saat kejadian ada empat personil anggota Polres Blitar yang ditugaskan. Dua personil di Pos belakang dan dua personil lagi di Pos depan. Terkait dari mana asal mula alat untuk menggerkaji teralis besi tersebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Adapun keempat anggotanya yang sedang melakukan penjagaan saat kejadian masih dalam pemeriksaan.

“Saat ini masih dilakukan penyelidikan dari mana asal mula alat yang dipergunakan untuk menggergaji teralis besi tahanan,” ungkap Muji Ediyanto.

Menurut Kapolres Blitar, keempat tahanan yang kabur tersebut adalah, dua orang tahanan Narkoba, yaitu Sabu-sabu dan double L, satu orang tahanan pelecehan seksual dan satu tahanan curanmor.  ( wiro/jati )

Keterangan Gambar : Empat tahanan yang kabur dan teralis atas tempat tahanan kabur yang terpotong