SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :

Kyai Gadungan Cabuli Anak Hingga Hamil

Bantarangin.NetKyai Gadungan Cabuli Anak Hingga Hamil. Nganjuk, Muhlisin ,60, warga Dusun Ngelan Desa/Kecamatan Loceret cabuli anak dibawah umur hingga hamil 2 bulan. Perilaku Muhlisin diketahui setelah rumahnya digrebek langsung oleh warga sekitar, Sabtu (21/11).

Informasi yang dihimpun tim adakitanews.com, Muhlisin mengaku seorang Kyai yang bisa mengobati segala macam penyakit. Mengetahui kabar tersebut, Bunga,17, (bukan nama sebenarnya) sedang sakit asma dibawa ibunya untuk berobat dirumah kontrakan Kyai yang ada di Dusun Tanjung RT 12 RW 05 Desa Tanjungrejo Kecamatan Loceret.

Muhlisin mengaku kalau saat itu Bunga sedang dirasuki setan yang bersarang di payudara Bunga. Untuk menyembuhkan penyakitnya,  Bunga harus menjalani  berbagai macam ritual. Kwatir sakitnya bertambah parah, ibu korban menyetujui permintaan sang dukun.

Salah satu ritual yang harus dilakukan adalah melakukan hubungan badan dengan sang Kyai, dengan berhubungan badan setan yang ada di tubuh Bunga dapat di sedot sang Kyai gadungan tersebut.

Untuk memuluskan aksinya sang Kyai gadungan meminta setiap hari harus mendampingi bunga, dikwatirkan setiap saat setan yang ada di tubuh Bunga mengamuk.

Hingga akirnya oleh orang tua Bunga, Kyai diijinkan menetap di rumahnya di bilangan JL. Mastrib Kelurahan Ganung Kidul Kecamatan Kota Nganjuk. Muhlisin menetap di rumah orang tua bunga hingga satu bulan, dan telah melakukan hubungan badan dengan Bunga. Takut aksinya diketahui orang tua korban, sang Kyai gadungan mencari rumah kos. Tetapi karena sakitnya belum sembuh orang tua Bunga masih terus mengobatkan anaknya kepada Muhlisin dengan mendatanngi rumah kosnya.

Puncaknya pada Sabtu (21/11) , karena seringnya ibu dan anak tersebut bertandang ke rumah Kyai gadungan hingga larut malam, akhirnya warga yang dari awal mencurigai gerak-gerik Kyai gadungan menggerebek rumah kos tersebut. Yang saat itu kyai sedang menyiapkan ritual pengobatan.

Warga yang marah dengan perilaku Muhlisin yang baru saja menempati rumah kos tersebut hampir menghakimi sang Kyai gadungan. Beruntung Fatoni Kepala Desa Tanjung rejo berhasil meredam emosi warganya.

Saat diamankan di balai desa, Bunga mengaku pernah di nikah siri oleh pelaku. “Dia (bunga-red) mengaku sudah dinikah siri. Dan sekarang sudah hamil 2 bulan,” ujar Fatoni saat dikonfirmasi sejumlah wartawan dirumahnya Kamis (26/11).

Fatoni membenarkan adanya penggerebekan dukun cabul tersebut. Saat ini kasusnya telah dilaporkan ke Mapolres Nganjuk.Kami telah melaporkan hal ini ke Polres, dan kasusnya masih dalam penanganan unit PPA Polres Nganjuk” ujar Fatoni.(Jati)