SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :

[twocolumns]Berdua di Kamar, Karyawan Bank Amankan Satpol PP  [/twocolumns][twocolumns class=”omega”] Berdua di Kamar, Karyawan Bank Amankan Satpol PP[/twocolumns]

Bantarangin.Net. Berdua di Kamar, Karyawan Bank Di Amankan Satpol PP. Nganjuk  – Dua orang karyawan sebuah bank milik pemerintah, HPN ,27, warga Jl Citandui Desa Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri dan AR,23, warga Perum Bukit Permai Mojoroto Blok B.7, digelandang ke kantor Satpol PP Kabupaten Nganjuk. Pasalnya, keduanya kedapatan dalam satu kamar saat Satpol PP melakukan razia rumah kost, Kamis (19/11).

Razia ini berawal dari sebuah informasi jika di beberapa tempat kost seperti di Jl Bengawan Solo Kelurahan Ringinanom, depan RSUD Nganjuk Kelurahan Bogo dan Jl Wilis Kelurahan Kramat serta belakang kantor Pemkab Nganjuk, banyak pasangan kumpul kebo. Diduga, perempuan yang indekost adalah para pemandu lagu karaoke.

Dalam razia kali ini, Satpol PP melakukan razia di beberapa rumah kost yang dicurigai sebagai tempat pasangan kumpul kebo. Sasaran pertama adalah dua tempat kost di Jl Bengawan Solo. Di dua tempat ini,  petugas tidak mendapatkan satupun pasangan kumpul kebo. Disinyalir, razia ini telah bocor sebelumnya, sebab banyak kamar kost yang terkunci.

Berita Lain :

Sasaran kedua, rumah kost tingkat yang berada di Jl Wilis dan menemukan satu pasangan yaang diduga mesum. Selanjutnya, petugas menuju tempat kost depan RSUD Nganjuk. Di tempat kost bertingkat ini, juga tidak menemukan pasangan mesum. Terakhir, petugas Satpol PP merazia tempat kost belakang kantor Pemkab Nganjuk dan nihil.

Mereka kita bawa ke kantor karena kedapatan berdua dalam kamar dengan pintu tertutup, saat kita ketuk pintunya keduanya berbaring di atas kasur,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Suharyono kepada bantarangin.net.

Saat diintrogasi, kata Herek sapaan akrab Kasatpol PP, keduanya beralasan sedang mencocokkan data nasabah. “Katanya sedang kroscek data nasabah, padahal mereka tidak satu kantor, yang laki-laki kerja di Loceret dan yang perempuan bekerja di unit Bagor,” jelas Kasatpol PP.

Setelah disuruh membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya, lanjut Herek, akhirnya kedua karyawan bank milik pemerintah yang indekost di Kelurahan Kramat Kecamatan Nganjuk itu disuruh pulang. “Mereka kita pulangkan dan kita arahkan agar lain kali jangan berdua di kamar dalam keadaan pintu tertutup,” jelasnya.(Jati)

Keterangan Gambar :  Satpol PP saat melakukan razia kost-kostan yang diduga digunakan untuk kumpul kebo

Sumber : adakitanews