SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :

purel terjaring razia satpol ppBantarangin.netPurel Tanpa KTP Terjaring Razia Satpol PP. Nganjuk – Lima pemandu lagu karaoke (Purel) terjaring razia gabungan Satpol PP, Polres Nganjuk, Kodim 0810/Nganjuk, Sub Den POM 0810/Nganjuk dan BNNK Nganjuk, Selasa (17/11) sekitar pukul 22.00 Wib. Kelima purel dari 3 kafe di Kabupaten Nganjuk ini terjaring razia lantaran tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

 

 

Baca Juga :

Data yang dihimpun tim adakitanews.com, rincian kelima pemandu lagu tersebut dari masing-masing 2 dari WW cafe, 1 dari cafe Tiwul dan 2 lainnya dari cafe Semar. Sementara, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Nganjuk Suhariyono menjelaskan tujuan dari razia gabungan tersebut.

“Sasarannya tempat-tempat hiburan yang diduga sebagai tempat peredaran miras dan sebagai tempat maksiat. Tujuannya, untuk menekan peredaran minuman keras dan penertiban tempat umum, sebagai tindak lanjut dari deklarasi Nganjuk Bebas Prostitusi,” terang Suhariyono

Sekitar 150 personil terdiri dari Satpol Pp, Polres Nganjuk, Kodim (0810/Nganjuk, Sub Den POM serta BNNK Nganjuk dikerahkan dalam razia tersebut. Mereka terbagi dalam dua regu. Satu regu di Kecamatan Bagor dan Kecamatan Nganjuk. Sementara satu regu lainnya menyisir wilayah Kecamatan Tanjunganom, Baron dan Kecamatan Kertosono.

Akhirnya, petugas gabungan mendapatkan 5 Purel yang tidak memiliki identitas diri. Kelimanya langsung dibawa ke kantor Satpol PP guna pembinaan. “Kami lakukan pendataan selanjutnya kami lakukan pembinaan dan kami serahkan kembali kepada pihak keluarga” ungkap Suhariyono.

Suhariyono menambahkan, jika kelimanya kembali terjaring, pihaknha tidak segan-segan untuk menindak sesuai aturan yang ada. ”Saat ini kami hanya melakukan pendataan, jika dalam razia selanjutnya masih melakukan pelanggaran, maka akan menindak sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Kelima purel tersebut yakni, ST ,22, dari Desa Kedungglugu Kecamatan Gondang, IRW ,23, asal Lingkungan Bulurejo Kelurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom, AY,18, Desa Termas Kecamatan Baron, YN ,23, asal Kertosono dan DSD ,17, warga Jombang.

Sumber : ( adakitanews.com/jati/zay)