SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :

puting beliung tewaskan warga ngawiBantarangin.NetPuting Beliung Tewaskan Warga Ngawi. Setelah kemarin rumah warga Krebet Jambon Roboh Ponorogo akibat angin puting beliung, Kini angin pindah memporak porandakan rumah di ngawi hingga menewaskan penghuni rumah. Angin puting beliung menerjang Dusun Kalisoko, Desa Rejuno, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi merobohkan sebuah rumah hingga menewaskan Randinem(65) karena tertimpa reruntuhan rumah miliknya, Selasa(17/11).

Dari keterangan sejumlah warga, saat kejadian Randinem yang tinggal dirumah seorang diri. Ketika tiupan puting beliung mulai menerjang nenek tersebut terlihat hendak menyelamatkan diri.

Persisnya saya ndak tahu, cuma dari lokasi yang ada Mbah Randinem coba lari keluar rumah ketika angin. Namun rumahnya keburu roboh, tadi korban ditemukan dalam kondisi tewas tertimpa blandar emperan rumahnya,” kata Darwanto.

Dari pemeriksaan yang dilakukan Danik, bidan desa setempat, korban mengalami luka dibagian leher belakang dan lengan kiri bagian atas patah.

Hasil pemeriksaan luar Mbah Randinem mengalami luka patah dilengan kiri atasnya. Demikian juga leher belakang terlihat memar,” terang Danik.

Kabar Terkait :

Dari informasi yang berhasil dihimpun, di Desa Rejuno berkisar 8 rumah roboh rata dengan tanah, termasuk di Dusun Kalisoko. Sedang rumah yang mengalami kerusakan ringan hingga kini belum diketahui.

Dari data Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi, puting beliung menerjang 2 kecamatan yakni Karangjati dan Beringin.

Untuk Kecamatan Karangjati ada 2 desa antara lain Desa Rejuno dan Desa Rejo Mulyo. Sedangkan Kecamatan Beringin ada 3 desa yakni Desa Beringin, Desa Mojo, dan Desa Sumberbening.

Data sementara hingga malam ini diketahui ada dua kecamatan yang kena puting beliung. Sedangkan masing-masing desa untuk rumah roboh maupun rusak ringan belum diketahui,” pungkas Hermawan petugas BPBD Kabupaten Ngawi

Dan Inilah Data Rumah Roboh Di Ngawi Akibat Puting Beliung

 

data rumah roboh akibat puting beliungBadan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kabupaten Ngawi terus melakukan pendataan atas musibah puting beliung yang menerjang wilayah Kecamatan Karangjati dan Kecamatan Beringin.

Untuk Kecamatan Karangjati ada dua desa yang terkena terjangan puting beliung yakni Desa Rejuno dan Desa Rejomulyo.

Sedangkan Kecamatan Beringin terpantau ada tiga desa yang terkena sapuan puting beliung yakni Desa Dero, Desa Krompol dan Desa Sumberbening.

Tercatat ada 10 rumah roboh di Desa Rejuno dan 4 rumah roboh di Desa Rejomulyo, Kecamatan Karangjati sampai saat ini masih dalam pendataan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi

Untuk di Kecamatan Beringin sesuai datanya ada 1 rumah roboh di Desa Dero, 1 rumah roboh di Desa Krompol dan 4 rumah roboh di Desa Sumberbening.

Berikut datanya, untuk di Desa Rejuno 10 rumah roboh milik Randinem (65) Dusun Kalisoko, Supri (30) Dusun Kalisoko, Triyono (35) Dusun Kalisoko, Jaman (60) Dusun Kalisoko, Wiji (45) Dusun Gurdo Barat, Agus (40) Dusun Gurdo Barat, Sarno (50) Dusun Gurdo Barat, Sukadi (45) Dusun Rejuno, Sukat (40) Dusun Karanganyar, Sumadi (50) Dusun Gurdo Timur.

Sedangkan di Desa Rejomulyo ada 4 rumah roboh milik Mingan (47) Dusun Sumberan, Suratno (55) Dusun Sumberan, Podo (60) Dusun Gondang, Sawi (67) Dusun Gondang.

Untuk di Kecamatan Beringin khususnya Desa Dero 1 rumah roboh milik Rasidi (45) Dusun Tegal Duwur, di Desa Krompol juga ada 1 rumah roboh milik Rasid (50) Dusun Pakis. Dan di Kecamatan Beringin ini terbanyak ada di Desa Sumberbening terdata ada 4 rumah roboh milik Mursito (40) Dusun Dungceleng, Kamijan (68) Dusun Dungceleng, Saniyo (45) Dusun Sumberbening dan Salim (50) Dusun Sumberbening.

Seperti keterangan BPBD Kabupaten Ngawi hingga jelang tengah malam ini, memang ada ratusan rumah yang memakan satu orang tewas tertimpa puing bangunan rumahnya.

Eko Heru Tjahjono Kepala BPBD Kabupaten Ngawi membenarkan data rumah roboh maupun mengalami kerusakan hinggi kini angkanya belum diketaui pasti. Mengingat jumlah petugas BPBD.

“Malam ini juga kita perintahkan ke jajaran yang ada untuk segera melakukan pendataan. Kalau sudah datanya jelas maka kita akan ambil tindakan. Untuk data rumah yang mengalami kerusakan ringan jumlahnya mencapai ratusan rumah,” singkat Ketua BPBD Kabupaten Ngawi.

 

Sumber : (dik/kanal-ponorogo.com)