SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :

sejarah ponorogo

Bantarangin.NetMenikmati Sunrise Dan Napak Tilas Pesarean Gunung Srandil. Gunung srandil yah gunung srandil adalah puncak tertinggi di antara yang terendah, Bisa di bilang puncak tinggi setinggi himalaya kalau di lihat di gambar atau gunung srandil di tumpuk dengan gunung gunung yang lainya walau puncak srandil tak setinggi dengan reputasi saya (Kebalik Lur) namun puncak srandil memiliki banyak sejarah dan mitos tentang kota ponorogo ini. Di sini saya akan mengajak anda untuk “Napak Tilas Gunung Srandil” . Gunung srandil memiliki hubungan erat atau sejarah tentang lahirnya kota ponorogo tercinta ini, Gunung srandil sendiri adalah sebuah kompleks pemakaman (dalam bahasa Jawa di sebut pesarean untuk menyebutkan bahwa yang dimakamkan di dalamnya dari kalangan terhormat). Letak Gunung Srandil ini skitar 15 km ke arah barat pusat kota Ponorogo tepatnya di Desa Srandil kec Jambon kabupaten Ponorogo.
Dari sudut panjang sejarah, Pesarean Gunung Srandil adalah kompleks pemakaman bupati kabupaten Sumoroto. Di jaman dahulu, struktur pemerintahan tidak seperti saat ini. Di kabupaten Ponorogo terdapat beberapa kabupaten seperti kabupaten Polorejo di utara, kabupaten Kutho Wetan di kota lama, dan kabupaten Sumoroto di kawasan barat. Secara arsitektur, model kompleks pemakaman ini masih berciri khas arsitektur lama seperti pintu gerbangnya yang mirip candi, dan bentuk pesarean yang berbentuk tradisional Jawa (limas)

(baca juga)

Dalam percakapan dengan Mbah Drajat, juru kunci Gunung Srandil, crew Setenpo mendapat banyak cerita mengenai sejarah kompleks pesarean Gunung srandil dan hal hal yang menarik lainya. Banyak orang berziarah ke Gunung Srandil mas, ada dari kalangan pesantren yang membaca surat yasin, ada kalangan Kejawen, bahkan warga Budha ada yang berziarah ke sini juga ucap Mbah Drajat.

Info admin

Yang dimakamkan di pesarean Srandil antara lain, Raden Mertokusumo (bernama asli Raden Dipotaruno, beliau Patih kabupaten Polorejo. Dalam perang Diponegoro Kabupaten Polorejo memihak Pangeran Diponegoro. Belanda menyerbu kabupaten Polorejo sehingga bupati Brotonegoro gugur sedangkan patihnya Raden Dipotaruno selamat).

Makam lainya antara lain Raden Mas Brotodirjo Bupati Somoroto III dan makam Raden Mas Adipati Brotodiningrat Bupati Somoroto IV.

Ya selain  Gunung Srandil yang kental dengan aroma mistis (bukan aroma terapi ya lur), gunung srandil juga bisa di jadikan tempat ngadem refresing menikmati keindahan sunrise (Matahari Terbit) dan sunset (matahari terbenam) untuk menghilangkan penat dikepala namun tidak bisa menghilangkan hutang di koperasi, lantaran di sekeliling gunung srandil terbentang sawah yang luas, seluas masa depan saya :D. Biasanya di gunung srandil ini banyak wisatawan dari berbagai kota yang datang untuk menelisik sejarah di balik pesarean gunung srandil dan cikal bakal ponorogo, biasanya wisatawan datang di bulan bulan tertentu. Ya sepertinya saya mulai lelah dengan keyboard tua ini walau postingan ini tidak sepenuhnya saya tulis manual alias copas dari blog sebelah untuk itu langsung saja saya kasih photo hasil kamera tua kami tentang “keindahan sunrise gunung srandil” Ponorogo.

[threecolumns] keindahan sunrise gunung srandil Ponorogo.[/threecolumns][threecolumns] 12248478_953141464721116_603508556_o[/threecolumns][threecolumns class=”omega”] keindahan sunrise gunung srandil Ponorogo. [/threecolumns]

 

[threecolumns]napak tilas gunung srandil [/threecolumns][threecolumns] napak tilas gunung srandil [/threecolumns][threecolumns class=”omega”]11147251_1059862320708848_2365599090418776549_n [/threecolumns]

 

[threecolumns] sejarah gunung srandil[/threecolumns][threecolumns] 10400812_1059862280708852_3186413730774932254_n[/threecolumns][threecolumns class=”omega”] sejarah gunung srandil [/threecolumns]