SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :

Kecanduan Game Online, Warga Magetan Nekat Mencuri

Bantarangin.NetKecanduan Game Online, Warga Magetan Nekat Mencuri – Ngariboyo -Kebiasaan DR ,22, warga Desa Banjarejo Kecamatan Ngariboyo, Magetan mencuri membawanya hidup dalam jeruji besi. Pasalnya, DR diketahui mencuri uang tabungan milik anak PAUD Al-Hidayah di Desa setempat, hingga ratusan ribu rupiah.

Informasi yang dihimpun tim adakitanews.com, Senin (09/11) Juni salah satu guru PAUD terkaget setelah melihat isi tabungan anak didiknya yang disimpan dalam celengan ayam-ayaman dari plastik kosong. Mengetahui uang muridnya raib, Juni langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib.

Saat anak-anak mau menabung, ternyata isinya kosong dan bagian bawah tabungan berlubang seperti dibuka paksa. Ada tanda diiris menggunakan benda tajam. Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Ngariboyo dan ditindaklanjuti petugas,” kata Kasi Humas Polsek Ngariboyo Aiptu Budi Wibowo, Kamis (12/11).

Aipt Budi Wibowo menjelaskan, dari keterangan sejumlah saksi mengarah kepada tersangka. Merasa cukup bukti, petugas, Kamis (12/11) sekitar pukul 02.00 langsung melakukan penangkapan. Sebelumnya, petugas sudah menanti kedatangan tersangka di rumahnya, namun petugas tak kunjung melihat sosok tersangka mucul. Begitu tiba di depan rumahnya, tersangka langsung ditangkap dan dibawa ke Mapolsek Ngariboyo Magetan.

Dari keterangan sejumlah saksi mata, tindakan tersebut dilakukan oleh tersangka. Akhirnya, petugas kami menangkap langsung tersangka di rumahnya,” jelas AIPTU Budi Wibowo

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku mengambil uang tabungan di PAUD dengan cara mencongkel jendela. Setiba masuk diruang PAUD, lalu mengambil isi tabungan satu per satu hingga habis. Uang hasil pencurian dipakai untuk main game online dan Play Stasion (PS) serta mentraktir makan teman-temannya.

Saya mendapatkan uang sejumlah Rp 700 ribu, pak. Setelah itu, saya pakai main game online, main PS dan sisanya buat traktir teman-teman makan,” ujarnya dihadapan petugas. Namun, petugas belum sepenuhnya percaya. Kini tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif guna mengembangkan kasusnya dimana tersangka melakukan hal serupa ditempat lain. (UK)

Berita Terkait :