SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :

Ratusan Warga Ponorogo Lakukan Demo Di Alun-alun

Bantarangin.Net Ratusan Warga Ponorogo Lakukan Demo Di Alun-alun. Puluhan grup Reog dari beberapa daerah di Kabupaten Ponorogo melakukan aksi demo di Alun – Alun Kota Ponorogo (10/11). Hal ini dilakukan karena kasus pembakaran Reog di Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Davao, Filipina 20 Oktober lalu.

Aksi demo digelar hari ini di alun-alun Ponorogo, Selasa (10/11/2015), oleh beberapa elemen masyarakat Ponorogo terdiri dari Seniman Reog, Komunitas Reog, Pandemen Reog serta Paguyupan Warga Ponorogo. Demo ini dilakukan terkait dengan kasus pembakaran Reog di KJRI Davao Filipina pada beberapa saat lalu. Dalam aksi demonya, selain berorasi, pendemo juga membawa serta beberapa grup Reog untuk meramaikan aksi.

Ratusan Warga Ponorogo Lakukan Demo Di Alun-alun

Seperti sudah ramai diberitakan sebelumnya, KJRI Davao pada tanggal 20 oktober 2015 telah membakar perangkat kesenian Reog Ponorogo yang tersimpan di gedung KJRI tersebut. Meskipun KJRI Davao mengeluarkan pernyataan bahwa pemusnahan reog Ponorogo dengan cara dibakar tersebut dilakukan karena kondisinya telah rusak dan dimakan rayap. Namun, dalam foto-foto yang beredar secara viral dan bahkan telah disebar-luaskan oleh media online lokal Bitung News, memperlihatkan adanya ritual tertentu sebelum pembakaran.

Dalam salah satu foto juga tampak bahwa sebelum dibakar, Reog Ponorogo tersebut disimpan dalam lemari kaca dan tampak dalam kondisi yang baik. Selain reog, dalam foto yang lainnya tampak oknum KJRI Davao melepaskan ornamen naga pada set gamelan dan kemudian juga membakarnya.

demo reog di bakar

Perwakilan pendemo kemudian ditemui oleh PJ Bupati Ponorogo, dan Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo untuk menyampaikan aspirasinya. Beberapa perwakilan pendemo kemudian menyampaikan pernyataan sikap yang mengutuk keras pembakaran perangkat kesenian Reog di KJRI Davao. Pendemo juga menuntut pencopotan terhadap oknum-oknum yang terlibat pada peristiwa tersebut serta menuntut pemerintah melalui Dinas pariwisata dan DPRD Ponorogo untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Menanggapi hal tersebut, PJ Bupati Ponorogo, Ir. Maskur, MM menyampaikan bahwa Pemkab telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Kemlu akan mengganti perangkat Reog yang telah dibakar dan saat ini sedang melakukan investigasi terhadap kasus tersebut melalui Tim Khusus.

Sebelumnya, Komunitas Reog Jabodetabek juga telah melayangkan surat resmi ke KJRI Davao, Filipina, untuk meminta klarifikasi informasi pembakaran alat kesenian Reog oleh oknum pejabat KJRI.

Komunitas Reog Jabodetabek Jabodetabek juga telah melayangkan surat resmi ke KJRI Davao, Filipina, untuk meminta klarifikasi informasi pembakaran alat kesenian reog oleh oknum pejabat KJRI.

Ratusan Warga Ponorogo Lakukan Demo Di Alun-alun,

Postingan terkait :

  • Demo Reog
    Aksi Demo pembakaran Reog
    Demo bakar Reog
    Warga kecam pembakaran Reog