SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :

razia pelajar bolos

Bantarangin.Net Blitar –Pelajar Bolos, Terjaring Razia Untuk meminimalisir sekaligus upaya pencegahan akan siswa sekolah yang bolos di Kota Blitar, Satpol PP Kota Blitar terus intens menggelar razia ketika saat jam sekolah.

Agar razia tidak memiliki kesan menyeramkan, mereka menyebut razia ini dengan sebutan Satpol PP jalan-jalan. Dan hasilnya, petugas Satpol PP berhasil mendapati 10 siswa sekolah yang tengah asik menikmati waktu bolosnya,  5 orang diketahui tengah asik berkaraoke dan 5 orang tengah asik nongkrong di rumah salah seorang teman temannya. Ke 10 pelajar tersebut diketahui 3 cewek dan 7 cowok.

Kepala Satpol PP Kota Blitar, Hariyanto mengatakan, pada pagi saat jam efektif belajar sekolah, dirinya sedang berkeliling Kota Blitar dan mengetahui ada sejumlah siswa yang sedang berkaraoke di warung bakso dan kopi yang ada di Kelurahan Bendo. Mengetahui hal itu, dirinya langsung menelpon petugas Satpol PP yang sedang patroli. Dan diketahui ternyata petugas juga sedang merazia 5 orang siswa SMPN 10 Kota Blitar yang ketahuan membolos di Kelurahan Karangsari. Ke 4 siswa yang terjaring ini, sedang membolos di rumah salah satu temannya.

“5 anak diketahui membolos dengan berkaraoke, rinciannya adalah 3 siswa SMKN 2 Blitar, 1 SMA Taman Madya, dan 1 SMA YP. Mereka 2 cowok dan 3 cewek” terangnya.

Petugas yang datang ke lokasi warung bakso dan kopi itu, langsung memergoki para siswa yang tengah asik bernyanyi. Selanjutnya mereka dibawa petugas ke Kantor Satpol PP Kota Blitar untuk diberikan pembinaan.

Petugas yang mendata juga menanyakan tentang apa motif para siswa itu membolos di saat jam pelajaran sekolah. Menurut Hariyanto, ada banyak motif para siswa membolos, salah satunya adalah malas mengikuti pelajaran yang sulit.

“Kami tanya mereka, kenapa kok membolos, macam-macam alasannya, ada yang karena bosan sekolah, malas mengikuti pelajaran yang sulit, juga ada yang mengaku baru membolos sekali ini saja. Kami nasehati untuk rajin sekolah karena sekolah di Kota Blitar ini kan gratis,” paparnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, petugas juga langsung mendata para siswa itu, dan juga memanggil pihak dinas pendidikan, pihak sekolah dan  juga orang tua siswa. Hal ini dilakukan untuk membuat para siswa itu jera dan tidak mengulangi perbuatan bolos sekolah lagi. (Aji/TJ) TerasJatim.Com