SUKAI HALAMAN INI JIKA ANDA BELUM MENYUKAI :
LembeyanHujan disertai petir yang terjadi di wilayah Kabupaten Magetan beberapa hari ini mendatangkan berkah sendiri. Namun di Lembeyan, justru mendatangkan petaka. Suyatno, 55, warga rt 4 rw 4 dukuh Nawung, Desa Tunggur,  Lembeyan sore tadi tewas lantaran disambar petir, Minggu, (8/11/2015).

Kejadian tersebut terjadi pukul 16.00 WIB. Korban tersambar usai pulang dari memperbaiki pompa air milik keluarganya yang berjarak 150 meter saja dari rumah korban. ‘’Saat hendak pulang kerumah, petir menyambar korban dan korban lansung meninggal ditempat,’’ ujar AKP Supriyanto, Kapolsek Lembeyan.

Dari olah TKP yang dilakukan, tambah Kapolsek, petir menyambar topi capil dari bambu milik Suyatno. Hal itu terlihat karena adanya topi capil yang hangus dan bolong. ‘’Petir menyambar topi capil milik korban. Dalam olah TKP, korban meninggal murni karena disambar petir,’’ tambahnya.

Samiran, 38, warga desa setempat mengaku melihat sendiri kejadian tersebut. Saat itu korban hendak pulang dari sawah, dan ada petir besar menyambar. Ahirnya korban langsung tersungkur di pematang sawah. ‘’Sore tadi petirnya besar, pas tiba-tiba ada kilatan besar, saya lihat pak Suyatno langsung tersungkur di sawah,’’ jelas Samiran kepada Lintasmagetan.com.

warga lembeyan tewas disambar petirHal senada di ungkapkan Imam Ismadi, tetangga korban. ‘’Saya mendengar suara keras diikuti kilatan dari langit mengenai topi yang dipakai pak Suyatno. Seketika beliau langsung tersunkur di sawah,’’ bebernya.

Mendengar berita duka tersebut, pihak keluarga korban mengaku pasrah dan iklas. rencananya  korban akan langsung dimakamkan di TPU desa setempat. (yan/rud) (Sumber:LintasMagetan.Com)